penyakit radang panggul

Penyakit Radang Panggul Yang Harus Diwaspadai

Posted on

Seringkali sebuah penyakit diketahui terlambat sehingga penanganannya pun tak maksimal. Maka jangan sekali-kali mengabaikan hal-hal yang dianggap janggal jika menyangkut kesehatan, apalagi kesehatan organ reproduksi. Soal penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi memang cukup sensitif.

Karena itu ketika terasa ada hal yang aneh terhadap organ reproduksi ada orang yang enggan atau ragu untuk memeriksakan diri ke dokter, kadang dengan alasan malu. Salah satu penyakit yang menyerang organ reproduksi adalah penyakit radang panggul. Penyakit ini merupakan sebuah penyakit yang ada pada panggul wanita.

Ya, beberapa penyakit kelamin memang hanya menyerang salah satu saja. Ada yang hanya menyerang wanita dan ada yang hanya menyerang pria.

Radang panggul ini adalah salah satu yang hanya menyerang wanita yaitu pada organ panggul termasuk uterus (rahum), leher rahim, tuba falopi (saluran telur), indung telur.

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada organ reproduksi wanita, maka harus diwaspadai dengan mengetahui penyebab, gejala, hingga cara mencegahnya.

Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegah Penyakit Radang Panggul

Penyakit radang panggul merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh adanya sejumlah bakteri atau terjadinya infeksi pada organ reproduksi. Yang paling sering menyebabkan penyakit ini adalah infeksi gonore dan klamidia.

Kedua bakteri ini biasanya diperoleh saat berhubungan dengan orang yang tercemar tanpa menggunakan alat kontrasepsi atau kondom. Selain hal tersebut, ada penyebab lainnya walaupun lebih jarang terjadi.

Yaitu disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran reproduksi karena hambatan oleh leher rahim terganggu. Penyebab ini terjadi karena penggunaan alat kontrasepsi spiral atau yang dikenal pula dengan IUD, juga setelah melahirkan, keguguran, atau aborsi.

Memang ada berbagai penyebab penyakit radang panggul seperti yang telah disebutkan diatas. Umumnya penyakit ini menyerang seorang wanita yang telah aktif berhubungan seks dan sudah hamil.

Lebih rentan lagi menyerang wanita yang sudah melakukan hubungan intim atau hamil di bawah usia 25 karena pada usia ini kondisi leher rahim belum cukup siap maka penyakit ini lebih dimungkinkan terjadi. Selain itu juga pada wanita yang sering berganti pasangan. Kemungkinan lain adalah karena riwayat keluarga.

Penyakit yang menyerang organ reproduksi seringkali terabaikan karena hal seperti itu masih dianggap cukup sensitif untuk dibahas. Padahal pengetahuan tentang penyakit seperti ini diperlukan salah satunya untuk mencegah hal-hal buruk terjadi.

Sebaiknya mulai saat ini kita lebih memperhatikan kesehatan termasuk penyakit-penyakit yang dapat menyerang organ reproduksi seperti penyakit radang panggul ini. Untuk itu selain penyebabnya kita juga harus tahu bagaimana gejalanya. Untuk gejala penyakit ini diantaranya adalah,

  • Nyeri sekitar perut bagian bawah,
  • Demam dan perasaan selalu kedinginan,
  • Keluarnya cairan keputihan yang tak biasa dalam jumlah banyak dan berbau tak sedap
  • Sering keluar darah dari rahim walaupun tak dalam masa menstruasi
  • Pendarahan saat melakukan hubungan seks
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Terasa pedih atau panas saat buang air kecil

Jika terasa mengalami gejala tersebut maka sebagiknya segera periksakan ke dokter. Atau jika terasa sesatu ada yang aneh dengan organ reproduksi maka jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Upaya pencegahan tentu lebih baik daripada terlambat dalam penanganan.

Maka selanjutnya perlu juga untuk dilakukan berbagai upaya pencegahan agar terhindar dari penyakit radang panggul serta berbagai penyakit organ reproduksi lainnya.

Hal utama yang harus dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan organ reproduksi Anda dan pasangan. Tentunya dengan menghindari penyebab-penyebab penyakit ini.

Jangan abaikan kesehatan organ reproduksi dan selalu waspada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *